Dapur sering disebut sebagai jantungnya sebuah rumah, dan kompor gas adalah organ vital yang memompa kehidupan ke dalam setiap hidangan yang kita sajikan. Dalam dunia kuliner rumahan, kehandalan alat masak adalah segalanya. Secara teknis, kompor gas bekerja dengan prinsip yang cukup sederhana namun canggih: mencampurkan LPG (cairan petroleum yang dimurnikan) dengan oksigen dalam perbandingan tertentu untuk menghasilkan pembakaran yang optimal. Proses ini diatur oleh rangkaian komponen mulai dari regulator hingga lubang-lubang kecil di tungku.
Namun, seberapa canggihpun teknologinya, alat elektronik dan mekanis pasti memiliki masa pakai dan risiko kerusakan. Salah satu gangguan paling umum yang sering melanda ibu rumah tangga maupun penghuni kos adalah ketika mesin tersebut tiba-tiba mogok, atau dengan kata lain, kita mengalami kondisi di mana kompor gas tidak menyala.
Artikel ini hadir bukan hanya untuk memberikan solusi sesaat, tetapi juga untuk memberikan edukasi yang informatif namun tetap asyik untuk diikuti. Kita akan mengupas tuntas sepuluh penyebab utama mengapa alat masak Anda mogok, mulai dari faktor eksternal yang sepele hingga kerusakan internal komponen. Dengan memahami akar masalahnya, Anda diharapkan tidak hanya bisa memperbaiki kerusakan saat ini, tetapi juga melakukan pencegahan agar kejadian di mana kompor gas tidak menyala tidak terulang lagi di masa depan.
10 Penyebab Kompor Gas Tidak Menyala dan Cara Mengatasinya
Sebelum kita masuk ke pembahasan teknis, bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan standar dapur menjadi lebih elegan dan modern, informasi mengenai peralatan berkualitas tinggi sangat penting. Jika Anda tertarik dengan desain dapur yang lebih rapi dan mewah, Anda bisa menyimak ulasan lengkap mengenai kompor tanam modena bh 2725 gabk sebagai referensi sebelum melakukan upgrade.
1. Isi Tabung Gas Sudah Habis Sempurna
Penyebab paling mendasar kompor gas tidak menyala dan logis ketika menghadapi masalah kompor gas tidak menyala adalah ketersediaan bahan bakar itu sendiri. Terkadang, kesibukan harian membuat kita lupa mengecek indikator tabung gas. LPG adalah bahan bakar yang habis pakai. Jika tabung kosong, tidak peduli seberapa bagusnya kondisi regulator atau kompor Anda, api tidak akan bisa muncul.
Cara mengeceknya sangat mudah. Anda bisa mengocok tabung gas secara perlahan untuk merasakan adanya cairan di dalamnya. Jika tabung terasa ringa kosong seperti hanya berisi besi saja, berarti gas sudah benar-benar habis. Jika Anda menggunakan tabung dengan indikator timbangan, perhatikan jarum penunjuk beratnya. Solusi untuk permasalahan ini tentu saja mengganti tabung gas dengan yang baru. Pastikan Anda membeli dari agen resmi agar takaran gas sesuai berat bersih yang tertera, karena penggunaan gas campuran atau underweight justru bisa mempercepat kerusakan regulator dan memicu masalah kompor gas tidak menyala di kemudian hari.
2. Regulator Rusak atau Mengalami Malfungsi
Regulator berfungsi sebagai “jantung” pengatur tekanan aliran gas dari tabung bertekanan tinggi ke selang dan kompor. Jika komponen ini bermasalah, suplai gas akan terganggu. Kerusakan pada regulator bisa bermacam-macam, mulai dari seal karet pengunci yang sudah aus getas sehingga menyebabkan kebocoran, hingga mekanisme penutup atau pressure regulator yang macet total. Salah satu tanda pasti jika regulator rusak adalah ketika kompor gas tidak menyala namun Anda masih mencium bau gas yang menyengat di sekitar area regulator, atau sebaliknya, tekanan gas yang keluar sangat kecil seolah-olah gas habis padahal masih penuh.
Penanganan untuk kasus kompor gas tidak menyala ini harus dilakukan dengan hati-hati. Jika Anda mencurigai regulator bocor, segeralah buka jendela dan lepaskan regulator dari tabung. Jangan pernah mencoba memperbaiki bagian dalam regulator sendiri karena ini berbahaya. Solusi terbaik adalah mengganti regulator dengan baru dan berstandar SNI. Harga regulator relatif murah dibandingkan risiko keamanan keluarga Anda. Menggunakan regulator yang berkualitas dan tidak kadaluarsa adalah langkah proaktif mencegah kejadian kompor gas tidak menyala yang disebabkan oleh masalah tekanan aliran.
3. Selang Gas Bocor, Tertekuk, atau Tersumbat
Selang gas adalah pembuluh darah yang mengalirkan bahan bakar vital ke dapur Anda. Jika selang mengalami masalah, aliran gas akan terhenti. Masalah pada selang bisa berupa kebocoran (retak halus atau sambungan lepas), kondisi terlipat (tertekan benda berat atau tertekuk), atau bahkan tersumbat oleh benda asing dari dalam. Jika selang bocor, tekanan gas yang sampai di kompor akan drop drastis sehingga api kecil atau gagal menyala.
Untuk mengatasi masalah kompor gas tidak menyala karena selang, lakukan pemeriksaan visual secara rutin. Pastikan selang tidak tertekuk meja atau kulkas. Untuk mendeteksi kebocoran kecil yang tak kasat mata, gunakan metode air sabun. Oleskan campuran air sabun ke seluruh permukaan selang dan sambungannya. Jika muncul gelembung, berarti ada kebocoran. Selang gas sebaiknya diganti secara berkala setiap 3-5 tahun tergantung kualitas materialnya, jangan tunggu sampai putus atau pecah karena hal ini sangat berisiko menyebabkan kebakaran dan juga menyebabkan kompor gas tidak menyala.
4. Tungku (Burner Head) Tersumbat Kotoran Membandel
Ini adalah penyebab kompor gas tidak menyala paling sering terjadi pada kompor yang sudah berumur. Saat kita memasak, tidak bisa dihindari adanya tumpahan kuah, minyak goreng, atau remasan bumbu yang jatuh ke permukaan tungku. Lama-kelamaan, kotoran ini menggumpal dan mengeras, menutup lubang-lubang kecil (jet) di mana seharusnya api keluar. Jika lubang-lubang ini tertutup rapat, gas akan terhambat dan tidak bisa tercampur dengan udara untuk menyala. Inilah alasan mengapa kompor gas tidak menyala padahal gas keluar terdengar.
Gejala tungku kotor biasanya diawali dengan api berwarna kuning, kotor, dan tidak stabil. Untuk membersihkannya, Anda perlu melepas bagian burner head (cincin besi) dari tempatnya. Rendam dalam air panas yang sudah dicampur sabun cuci piring untuk melunakkan kerak. Gunakan sikat gigi tua atau tusuk gigi untuk melubangi kembali lubang-lubang kecil yang tersumbat. Bilas hingga bersih dan keringkan sebelum dipasang kembali. Menjaga kebersihan tungku secara rutin adalah kunci agar Anda tidak sering mengalami masalah kompor gas tidak menyala akibat penyumbatan.
5. Kompor Masih Basah Karena Terkena Air
Kompor gas, terutama tipe yang sudah menggunakan pemantik elektrik (piezo), sangat sensitif terhadap air. Jika Anda baru saja membersihkan kompor dengan menggunakan air dan secara tidak sengaja membasahi bagian tombol atau elemen pemantik, atau mungkin ada tumpahan air besar yang menggenang di atasnya, hal ini bisa menyebabkan korsleting pada sistem kelistrikan pemantik. Akibatnya, saat tombol diputar, percikan api tidak muncul sehingga kompor gas tidak menyala.
Selain itu, air yang masuk ke lubang gas juga bisa menyumbat jalur keluarnya gas secara sementara. Solusinya adalah kesabaran. Matikan sumber listrik jika ada, lalu keringkan permukaan kompor dengan kain lap yang menyerap air. Jika air diduga masuk ke celah-celah dalam, gunakan hair dryer dengan suhu rendah untuk membantu proses pengeringan. Biarkan selama beberapa jam hingga benar-benar kering sebelum dicoba dinyalakan lagi. Masalah kompor gas tidak menyala karena basah ini biasanya akan sembuh sendiri setelah kelembapan hilang.
6. Pemantik (Igniter) Aus atau Kabel Putus
Pemantik adalah komponen yang bertugas menciptakan percikan api listrik berkecepatan tinggi untuk membakar gas. Jika Anda memutar tombol dan tidak mendengar suara “tik-tik” sama sekali, atau ada suaranya tapi tidak ada percikan api di ujung besi, berarti ada kerusakan pada sistem pemantik. Penyebabnya bisa karena ujung pemantik kotor oleh minyak (jadi isolator), kabel penghubung putus tergoyang, atau modul piezo di dalam tombol rusak akibat umur.
Untuk kotoran, cukup bersihkan ujung pemantik dengan amplas halus atau kertas pasir. Namun, jika kerusakannya ada pada modul atau kabel putus, Anda mungkin perlu mengganti spare part tersebut. Sementara menunggu perbaikan, Anda bisa tetap memasak dengan menyalakan api menggunakan korek api gas secara manual. Pastikan saat menyalakan manual, Anda menyalakan korek terlebih dahulu baru membuka gas sedikit demi sedikit untuk mencegah ledakan. Memperbaiki pemantik yang rusak adalah langkah penting agar pengalaman menghadapi kompor gas tidak menyala tidak terulang setiap kali Anda memasak.
7. Baterai Pemantik Sudah Habis Daya
Tidak semua pengguna sadar bahwa beberapa model kompor gas modern, terutama tipe built-in atau premium, menggunakan baterai sebagai sumber tenaga untuk pemantiknya. Sistem ini mirip dengan korek api elektrik. Jika baterai sudah lemah atau habis, maka tidak ada cukup energi untuk menghasilkan percikan api listrik. Akibatnya, meskipun gas mengalir dengan lancar, kompor gas tidak menyala karena tidak ada pemicu apinya.
Solusinya sangat mudah dan murah. Cek apakah kompor Anda memiliki kompartemen baterai, biasanya terletak di dekat panel kontrol atau di bawah body kompor. Buka casing tersebut dan ganti baterai lama dengan yang baru sesuai spesifikasi (umumnya tipe AA atau D). Pastikan pemasangan positif dan negatif baterai benar. Setelah diganti, coba nyalakan kembali. Masalah kompor gas tidak menyala akibat baterai habis sering disepelekan padahal sangat mudah diatasi jika kita tahu letak baterainya.
8. Tekanan Gas Rendah atau Pengaruh Angin
Faktor lingkungan juga berperan penting dalam performa kompor. Tekanan gas bisa menjadi sangat rendah jika regulator Anda menggunakan tipe low pressure yang disalahgunakan, atau gas di dalam tabung memang sudah hampir habis sehingga sisa tekanannya tidak cukup kuat untuk mendorong gas keluar menyala. Selain itu, angin adalah musuh besar api. Jika Anda menaruh kompor di dekat jendela yang terbuka lebar atau area yang sangat berangin, api kecil dari pemantik seringkali langsung padah sebelum sempat membakar gas yang keluar.
Solusinya, pastikan area memasak agak tertutup dari hembusan angin langsung. Tutup jendela saat menyalakan kompor. Jika tekanan gas rendah karena regulator bermasalah atau gas habis, solusinya kembali ke penggantian regulator atau tabung gas. Jangan menggali-gali lubang tungku jika penyebabnya adalah faktor eksternal seperti angin, karena yang Anda butuhkan hanyalah mengatur posisi kompor. Memahami faktor lingkungan ini membantu kita mencegah kesalahpahaman bahwa kompor rusak padahal itu hanya efek angin yang membuat kompor gas tidak menyala.
9. Katup Gas Belum Terbuka Penuh
Terkadang, masalahnya ada pada kesalahan operasional yang sangat sederhana. Saat selesai memasak atau membersihkan, kita tidak sadar telah memutar tombol atau mematikan katup pemisah gas di samping regulator sampai posisi tertutup total. Saat akan memasak lagi, kita lupa membukanya kembali. Alhasil, meskipun tabung penuh dan kompor bagus, aliran gas terputus dan menyebabkan kompor gas tidak menyala.
Selain itu, beberapa regulator memiliki fitur keamanan otomatis yang akan mengunci aliran gas jika mendeteksi aliran yang tidak wajar atau getaran. Fitur ini bagus untuk keselamatan, tapi kadang membingungkan pengguna. Cek kembali regulator, pastikan tuasnya terbuka penuh (biasanya sejajar dengan selang). Lepas dan pasang kembali regulator jika perlu untuk mereset fitur keamanannya. Selalu pastikan katup gas dalam posisi “on” sebelum Anda memutar tombol kompor.
10. Kerusakan Komponen Internal
Jika Anda sudah memeriksa gas, regulator, selang, tungku, dan bersih-bersih namun kompor tetap gagal menyala, kemungkinan besar penyebabnya ada di dalam. Salah satu komponen internal yang sering rusak adalah termokopel. Ini adalah sensor yang berfungsi menjaga katup gas tetap terbuka saat kompor menyala. Jika termokopel rusak, api akan menyala saat Anda menekan tombol, tapi langsung mati begitu tombol dilepas. Selain itu, keramik isolator pada pemantik yang pecah juga bisa membuat kompor gas tidak menyala karena percikan listrik menjadi tidak fokus.
Untuk masalah internal seperti ini, disarankan untuk menghubungi teknisi ahli atau membawa kompor ke service center resmi. Membongkar bagian internal tanpa keahlian bisa membahayakan karena berkaitan dengan jalur gas dan listrik. Gantilah suku cadang dengan sparepart original untuk ketahanan yang lebih lama. Jangan memaksakan penggunaan kompor yang komponen internalnya rusak karena ini bisa berujung pada kebocoran gas yang fatal.
Dalam proses mengatasi masalah di dapur, menambah wawasan tentang teknologi lain juga tidak ada salahnya. Mungkin Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki alat masak cadangan yang berbeda. Untuk mengetahui cara kerja alat masak yang menggunakan energi listrik yang sedang tren saat ini, Anda bisa membaca panduan lengkap mengenai cara menggunakan kompor listrik sebagai referensi tambahan.
Pertanyaan seputar kompor gas tidak menyala
Berikut adalah jawaban singkat dan padat untuk pertanyaan-pertanyaan seputar masalah kompor:
- Kenapa kompor gas tidak menyala setelah ganti tabung?
Biasanya karena selang atau regulator kemasukan angin. Solusinya, lepaskan regulator, buka keran kompor beberapa detik untuk membuang udara, lalu pasang kembali regulator. - Kenapa gas tidak mau menyala padahal gas penuh?
Penyebabnya bisa lubang tungku tersumbat kotoran, regulator tidak mengalirkan gas dengan baik, atau pemantik (igniter) rusak. - Mengapa kompor gasnya tidak menyala?
Secara umum disebabkan oleh aliran gas yang terhambat (selang bocor/terlipat/regulator rusak), sistem pemantik error, atau kompor dalam kondisi basah. - Bagaimana cara mengetahui regulator gas rusak?
Ciri-cirinya adalah bau gas menyengat, api kompor kecil dan tidak stabil, jarum indikator tertentu bergerak tidak wajar, atau suara mendesis yang tidak berhenti. - Apa yang dilakukan jika kompor gas tidak mau menyala?
Periksa ketersediaan gas, pastikan regulator terpasang benar, bersihkan tungku dari kotoran, keringkan kompor jika basah, dan cek kabel pemantik serta baterai (jika ada). - Mengapa kompor gas saya mengeluarkan percikan api tetapi tidak menyala?
Artinya sistem listrik pemantik berjalan, tapi gas tidak mencapai api. Biasanya karena lubang tungku mampet total, regulator macet total, atau katup gas tertutup.
Rekomendasi Produk Kompor Gas Terbaik dan Anti Ribet
Jika setelah melakukan serangkaian pengecekan Anda menemukan bahwa kompor Anda memang sudah uzur dan biaya perbaikannya tidak efisien, maka saatnya beralih ke yang baru. Memilih produk yang tepat adalah investasi cerdas untuk menghindari masalah kompor gas tidak menyala di masa depan. Berikut adalah 5 rekomendasi produk yang handal, tahan lama, dan memiliki sistem pembakaran yang baik.
1. RINNAI – KOMPOR 1 TUNGKU – RI 511A
Rinnai RI 511A adalah solusi ideal bagi mereka yang memiliki ruang dapur terbatas atau membutuhkan kompor cadangan yang efisien. Meskipun hanya memiliki satu tungku, performa pembakaran yang dihasilkan tidak bisa dianggap remeh. Desainnya yang ringkas dengan material enamel berkualitas membuatnya tahan lama dan mudah dibersihkan. Alat ini sangat cocok untuk anak kos atau pasangan muda yang mengutamakan praktis. Dengan menggunakan produk yang memiliki standar kualitas tinggi ini, risiko Anda mengalami masalah kompor gas tidak menyala akibat kerusakan pabrik menjadi sangat kecil.
Pemantik api pada Rinnai RI 511A menggunakan sistem piezo yang sudah teruji ketangguhannya. Anda hanya perlu memutar knob ke arah kiri, dan api akan menyala seketika tanpa repot menggunakan korek api. Konsumsi gasnya juga tergolong hemat karena pembakarannya dirancang optimal. Jika Anda mencari kompor yang sederhana, murah, namun awet untuk pemakaian jangka panjang, produk ini adalah jawabannya. Perawatannya pun mudah, cukup dilap bersih setiap kali selesai memasak agar tidak ada kotoran yang mengeras.
Tabel Spesifikasi:
| Fitur / Spesifikasi | Detail Produk |
|---|---|
| Merek | Rinnai |
| Tipe | RI 511A |
| Jumlah Tungku | 1 Tungku |
| Material Body | Enamel |
| Sistem Pemantik | Piezoelektrik (Igniter) |
| Dimensi (PxLxT) | 32 x 25 x 10 cm |
| Berat | 2.3 kg |
| Garansi | 1 Tahun Resmi |
| Link Pembelian | Lihat di Shopee |
2. RINNAI – KOMPOR 2 TUNGKU – RI 522C
Rinnai RI 522C adalah primadona di dapur-dapur Indonesia. Dibekali dengan dua tungku, kompor ini memungkinkan Anda melakukan multitasking memasak dengan sangat efisien. Body kompor menggunakan material enamel powder coating yang kokoh dan anti karat, sehingga aman digunakan dalam jangka waktu lama. Keunggulan utama dari model ini adalah api biru yang dihasilkan sangat stabil dan besar, mempercepat proses pemasakan. Memiliki peralatan masak yang andal seperti ini akan membuat Anda jarang mengalami keluhan kompor gas tidak menyala saat sedang terburu-buru menyiapkan hidangan.
Desain pan support atau kaki penyangga panci pada RI 522C juga dibuat sangat kuat dan anti slip, sehingga panci berisi makanan berat pun akan berdiri aman. Pembersihannya pun tidak merepotkan karena kotoran minyak tidak mudah menempel pada lapisan powder coatingnya. Bagi Anda yang menginginkan kompor standar dua tungku yang legendaris dan sudah terbukti ketangguhannya di pasaran, Rinnai RI 522C adalah pilihan yang tidak akan mengecewakan.
Tabel Spesifikasi:
| Fitur / Spesifikasi | Detail Produk |
|---|---|
| Merek | Rinnai |
| Tipe | RI 522C |
| Jumlah Tungku | 2 Tungku |
| Material Body | Enamel (Powder Coating) |
| Sistem Pemantik | Piezoelektrik |
| Dimensi (PxLxT) | 60 x 36 x 13 cm |
| Berat | 4.5 kg |
| Fitur Keamanan | Flame Failure Device (tergantung batch) |
| Link Pembelian | Lihat di Shopee |
3. RINNAI – KOMPOR 2 TUNGKU – RI 602A
Jika Anda menginginkan tampilan dapur yang modern, elegan, dan mewah, Rinnai RI 602A adalah jawabannya. Tidak seperti saudaranya yang berbahan enamel, RI 602A menggunakan kaca tempered (tempered glass) setebal 6mm sebagai permukaan utamanya. Kaca tempered ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga sangat mudah dibersihkan. Tumpahan kuah atau minyak tinggal dilap sekali usap, dan kompor kembali berkilau. Material ini juga sangat tahan panas dan beban, sehingga masalah komponen lemah yang menyebabkan kompor gas tidak menyala dapat diminimalisir.
Kompor ini juga dilengkapi dengan fitur sunken burner, di mana kepala tungku posisinya sedikit lebih rendah dari permukaan kaca. Desain ini membuat api lebih terfokus ke panci dan terlindungi dari tiupan angin, sehingga api lebih stabil. Keamanannya juga terjamin dengan adanya fitur pengaman kebocoran gas pada tiap katupnya. Ini adalah investasi estetika dan fungsi sekaligus yang sangat sayang untuk dilewatkan.
Tabel Spesifikasi:
| Fitur / Spesifikasi | Detail Produk |
|---|---|
| Merek | Rinnai |
| Tipe | RI 602A |
| Jumlah Tungku | 2 Tungku |
| Material Body | Tempered Glass Kaca |
| Sistem Pemantik | Piezoelektrik |
| Dimensi (PxLxT) | 71 x 40 x 13 cm |
| Berat | 7.0 kg |
| Fitur Tambahan | Sunken Burner (Api Tenggelam) |
| Link Pembelian | Lihat di Shopee |
4. RINNAI – KOMPOR 2 TUNGKU – RI 522E
Rinnai RI 522E adalah varian yang menggabungkan kekuatan material enamel dengan desain yang sedikit lebih modern. Seri ini sering dicari karena spare part-nya yang sangat melimpah di pasaran, sehingga ketika ada komponen yang aus (seperti pemantik atau katup), perbaikannya sangat mudah dan murah. Hal ini tentu menguntungkan Anda agar tidak terlalu sering mengganti kompor baru hanya karena kerusakan kecil yang sebenarnya bisa diperbaiki. Dengan perawatan yang baik, Anda akan jarang menghadapi situasi kompor gas tidak menyala pada produk ini.
Kompor ini memiliki dua tungku dengan api yang besar dan bertenaga, sangat cocok untuk masakan Indonesia yang membutuhkan proses tumisan dan perebusan air dalam jumlah banyak. Penggunaan enamel pada bodynya juga tahan terhadap goresan dan benturan ringan. Pemasangannya sangat mudah, bahkan bisa dilakukan sendiri tanpa teknisi. Ini adalah pilihan “safe choice” bagi siapa saja yang mencari kompor 2 tungku yang praktis dan awet.
Tabel Spesifikasi:
| Fitur / Spesifikasi | Detail Produk |
|---|---|
| Merek | Rinnai |
| Tipe | RI 522E |
| Jumlah Tungku | 2 Tungku |
| Material Body | Enamel Coating |
| Sistem Pemantik | Piezoelektrik |
| Dimensi (PxLxT) | 59 x 34 x 12 cm |
| Berat | 4.2 kg |
| Warna Tersedia | Hitam |
| Link Pembelian | Lihat di Shopee |
5. MIYAKO – KOMPOR 2 TUNGKU – KG 502C
Miyako KG 502C adalah solusi yang sangat ramah kantong bagi Anda yang memiliki budget terbatas namun butuh kompor dua tungku yang fungsional. Miyako sebagai brand lokal telah membuktikan kualitasnya dalam menghadirkan barang elektronik rumah tangga yang hemat dan awet. KG 502C didesain simpel dengan body plat besi berlapis cat tahan panas. Meskipun harganya murah, performanya tetap bisa diandalkan untuk memasak sehari-hari. Jika suatu saat terjadi kendala kompor gas tidak menyala, biaya perbaikannya pun tidak akan memberatkan karena komponennya terjangkau.
Kompor ini menggunakan sistem pemantik api otomatis yang cukup responsif. Knop pemutarnya didesain besar sehingga mudah diputar. Penggunaan Miyako KG 502C sangat luas, mulai dari rumah tangga biasa hingga warung makan kecil. Kelebihan utamanya tentu pada nilai ekonominya. Anda bisa mendapatkan fungsi memasak dua hidangan sekaligus tanpa harus merogoh kocek dalam. Ini adalah opsi terbaik untuk efisiensi anggaran dapur.
Tabel Spesifikasi:
| Fitur / Spesifikasi | Detail Produk |
|---|---|
| Merek | Miyako |
| Tipe | KG 502C |
| Jumlah Tungku | 2 Tungku |
| Material Body | Sheet Metal (Cat Tahan Panas) |
| Sistem Pemantik | Piezoelektrik |
| Dimensi (PxLxT) | 59 x 34 x 11 cm |
| Berat | 3.8 kg |
| Harga | Terjangkau (Budget Friendly) |
| Link Pembelian | Lihat di Shopee |
Masalah dapur memang seringkali datang tak terduga, dan salah satu momen paling bikin hati deg-degan adalah saat kita putar tombol api tapi tidak ada respon sama sekali. Tapi, setelah menyimak pembahasan panjang lebar di atas, setidaknya kita sedikit lebih tenang karena kini punya peta jalan untuk mengatasi kondisi saat kompor gas tidak menyala. Mengetahui akar masalahnya, apakah itu sekadar kotoran yang bandel atau regulator yang rewel, membuat kita tidak perlu lagi buru-buru panik atau merasa cemas berlebihan. Kita jadi lebih percaya diri untuk mengoprek sendiri sebelum memanggil bantuan teknisi, bukan?
Sebenarnya, merawat peralatan dapur tidak jauh beda dengan merawat barang kesayangan lainnya; butuh sentuhan kasih sayang dan kepedulian yang rutin. Membersihkan sisa kuah yang menempel, mengecek kekedapan sambungan selang, atau sekadar memastikan letak kompor tidak terkena angin kencang adalah kebiasaan kecil yang ternyata besar dampaknya. Dengan melakukan hal-hal sederhana ini secara konsisten, kita secara tidak langsung memperpanjang umur pakai alat masak kita sekaligus mengurangi kemungkinan kita harus pusing lagi di kemudian hari karena kompor gas tidak menyala.
Walaupun kompor gas sudah menjadi sahabat lama di hampir setiap dapur Indonesia, tidak ada salahnya kan kita sekadar membuka wawasan tentang teknologi lain yang mungkin lebih modern? Zaman sekarang, teknologi induksi lagi banyak dibicarakan karena diklaim lebih aman dan efisien. Kalau Anda penasaran bagaimana cara kerja alat masak yang pakai medan magnet ini dan apa bedanya dengan yang konvensional, Anda bisa membaca penjelasan lengkap tentang apa itu kompor induksi adalah. Siapa tahu, setelah tahu plus minusnya, Anda punya pertimbangan baru alat mana yang paling pas, sehingga urusan memasak jadi makin asyik dan tak terganggu lagi oleh masalah kompor gas tidak menyala.








































