5 Rekomendasi AC Portable Terbaik & Hemat Listrik

ac portable terbaik

AC Portable Terbaik bukan cuma soal pendinginan cepat tapi juga kombinasi efisiensi listrik, kemudahan pemasangan, mobilitas, dan perawatan yang praktis. Di artikel ini Sobat AIO akan mendapatkan panduan memilih, lima rekomendasi produk teratas lengkap dengan perbandingan teknis, perhitungan biaya operasional, tips instalasi & perawatan, serta FAQ lengkap yang menjawab semua keraguan umum tentang AC portable terbaik.

Saya menyertakan link belanja untuk tiap rekomendasi, internal link berguna, dan juga link media sosial AIO Store agar Sobat bisa cek demo/penawaran terbaru.

Ikuti terus sampai akhir supaya dapat paket lengkap sebelum membeli.

Cara Memilih AC Portable Terbaik & Hemat Listrik

Sebelum masuk ke ulasan produk, pastikan Anda mengecek hal-hal ini supaya pilihan benar-benar sesuai kebutuhan:

  • Kapasitas (PK / BTU) cocokkan kapasitas AC dengan luas ruangan. Untuk estimasi praktis gunakan PK Kalkulator.
  • Konsumsi daya (Watt) lihat watt nominal dan mode hemat; semakin kecil watt untuk kapasitas yang sama, semakin hemat.
  • Fitur hemat inverter, eco mode, sleep mode, self-evaporation meningkatkan efisiensi.
  • Mobilitas & dimensi ukuran, berat, roda/handle, panjang hose pembuangan.
  • Manajemen air tangki / auto-evap / continuous drain (pilih sesuai kenyamanan).
  • Tingkat kebisingan (dB) penting untuk kamar tidur/kerja.
  • Layanan purna jual garansi resmi dan jaringan servis merek.
  • Harga vs value fitur dan garansi harus sebanding dengan harga.

Mengapa kelima model ini masuk daftar

Alasan kelima model ini masuk daftar adalah karena kami menilai dari kriteria praktis: ketersediaan di marketplace terkemuka, reputasi merek, keseimbangan kapasitas versus konsumsi listrik, fitur hemat energi, serta ulasan dan rating konsumen dari sumber tepercaya seperti my-best. Pendekatan ini menempatkan fokus pada menemukan ac portable terbaik yang memberi performa pendinginan efektif tanpa membebani tagihan listrik. Selain itu, setiap produk yang direkomendasikan mudah ditemukan lewat toko resmi atau seller terverifikasi dan dilengkapi tautan pembelian sehingga Sobat AIO bisa langsung mengecek stok, harga, dan garansi langkah yang memastikan pilihan akhir benar-benar layak disebut ac portable terbaik.

Ulasan Mendetail 5 Rekomendasi AC Portable Terbaik

Catatan: angka kapasitas (BTU) dan konsumsi daya di bawah adalah estimasi umum berdasarkan kelas PK; selalu cek spesifikasi resmi pada halaman produk atau manual untuk angka pasti.

1) Midea MPF2-12CRN1 AC Portable Terbaik 1.5 PK

ac portable terbaik

Spesifikasi singkat (estimasi)

  • Kapasitas: 1.5 PK (≈ 12.000–13.000 BTU)
  • Konsumsi daya: ≈ 1.350 W (nominal)
  • Mode hemat: Eco / Sleep / Turbo
  • Fitur: self-evaporation, continuous drain option, remote, timer
  • Noise: ≈ 53–60 dB
    Performa pendinginan
    Cocok untuk ruang 15–25 m². Mode Turbo mampu menurunkan suhu cepat pada area fokus. Hasil terbaik jika hose pembuangan diarahkan ke luar (jendela).
    Konsumsi listrik & contoh biaya
    Asumsi tarif listrik contoh Rp1.500/kWh: (1.350 W /1000) × Rp1.500 = Rp2.025/jam. Jika dipakai 8 jam/hari → Rp16.200/hari.
    Kelebihan
  • Kapasitas besar untuk portable AC.
  • Fitur self-evap sehingga tidak sering mengosongkan tangki.
    Kekurangan
  • Berat dan memakan ruang saat tidak dipakai.
  • Konsumsi lebih tinggi saat turbo.

Beli MIDEA MPF2-12CRN1 di Shopee

Rekomendasi penggunaan: ruang keluarga kecil, kantor kecil, atau kamar luas.

2) AC Portable Terbaik Midea MPHA-09CRN7 1 PK

ac portable terbaik

Spesifikasi singkat (estimasi)

  • Kapasitas: 1 PK (≈ 9.000 BTU)
  • Konsumsi daya: ≈ 950–1.050 W
  • Fitur: auto-evap, timer, mode hemat
  • Noise: ≈ 50–58 dB
    Performa
    Ideal untuk ruang 9–15 m². Lebih seimbang antara pendinginan dan konsumsi listrik dibanding varian 1.5 PK.
    Kelebihan
  • Lebih hemat energi relatif terhadap 1.5 PK.
  • Ringan dan mudah dipindah.
    Kekurangan
  • Kurang optimal untuk ruang > 18 m².

Beli MIDEA MPHA-09CRN7 di Shopee

Rekomendasi: kamar tidur, ruang kerja kecil.

3) GREE GPC-09P1 AC Portable Terbaik 1 PK

ac portable terbaik

Spesifikasi singkat (estimasi)

  • Kapasitas: 1 PK (≈ 9.000–10.000 BTU)
  • Konsumsi daya: ≈ 950–1.100 W
  • Fitur: self-evap, filter mudah dicuci, remote
  • Noise: ≈ 48–56 dB
    Kelebihan
  • Merek besar dengan jaringan servis luas.
  • Build quality solid.
    Kekurangan
  • Harga cenderung sedikit lebih tinggi dibanding kompetitor serupa.

Beli GREE GPC-09P1 di Shopee

Rekomendasi: pengguna yang mementingkan purna jual & durabilitas.

4) Midea MPF2-09CRN1 AC Portable Terbaik 1 PK

ac portable terbaik

Spesifikasi singkat (estimasi)

  • Kapasitas: 1 PK (≈ 9.000 BTU)
  • Konsumsi daya: ≈ 950–1.050 W
  • Fitur: mode eco, self-evap, timer
  • Noise: ≈ 50–58 dB
    Keunggulan: harga kompetitif, fitur hemat yang lengkap.
    Kekurangan: desain dan build mirip banyak varian sehingga perbedaannya terletak pada harga & promo.

Beli MIDEA MPF2-09CRN1 di Shopee

Rekomendasi: pembeli value-conscious yang mencari fitur lengkap dengan budget efisien.

5) AC Portable Terbaik Midea MPHA-05CRN7 0.5 PK (Mini/Personal)

ac portable terbaik

Spesifikasi singkat (estimasi)

  • Kapasitas: 0.5 PK (≈ 4.000–4.500 BTU)
  • Konsumsi daya: ≈ 400–600 W
  • Fitur: personal cooling, sangat portabel
  • Noise: ≈ 42–50 dB
    Performa
    Ideal untuk penggunaan pribadi di ruang 4–8 m² atau untuk mendinginkan area di dekat meja kerja. Bukan untuk mendinginkan ruangan besar.
    Kelebihan
  • Sangat hemat listrik.
  • Mudah dipindah & disimpan.
    Kekurangan
  • Hanya efektif sebagai pendingin lokal (point cooling).

Beli MIDEA MPHA-05CRN7 di Shopee

Rekomendasi: pengguna personal, meja kerja, kamar kos kecil.

Tabel Perbandingan AC Portable Terbaik

ProdukKapasitas (PK)Est. BTUKonsumsi (W)Fitur HematNoise (dB)DrainHarga Estimasi
MIDEA MPF2-12CRN11.512.000–13.0001.350Eco/Self-evap/Turbo53–60Auto/DrainRp 6–8 jt
MIDEA MPHA-09CRN71.09.000950–1.050Eco/Self-evap50–58Auto/DrainRp 4–6 jt
GREE GPC-09P11.09.000–10.000950–1.100Self-evap48–56Auto/DrainRp 4.5–6.5 jt
MIDEA MPF2-09CRN11.09.000950–1.050Eco/Self-evap50–58Auto/DrainRp 4–6 jt
MIDEA MPHA-05CRN70.54.000–4.500400–600Low-power42–50Small tankRp 2.5–3.5 jt

Catatan: angka di atas bersifat estimasi berdasarkan kelas PK. Selalu verifikasi spesifikasi di halaman produk resmi atau manual.

Biaya Operasional: Contoh Perhitungan Listrik

Contoh tarif listrik asumsi Rp1.500/kWh (gunakan tarif PLN aktual Anda saat menghitung).

Rumus: (Watt / 1000) × tarif (Rp/kWh) × jam pemakaian = biaya per hari.

Contoh untuk MIDEA MPF2-12CRN1 (1.350 W):

  • Per jam: (1.350 / 1000) × 1.500 = Rp2.025/jam
  • Jika dipakai 8 jam: 2.025 × 8 = Rp16.200/hari
  • Jika dipakai 30 hari: Rp486.000/bulan

Skenario hemat:

  • Model 1 PK (1.000 W) selama 8 jam: (1.000/1000)×1.500×8 = Rp12.000/hari

Bandingkan dengan kipas angin (mis. 50 W):

  • 50 W selama 8 jam: (50/1000)×1.500×8 = Rp600/hari — jauh lebih murah, tapi kapasitas pendinginan juga sangat berbeda.

Kesimpulan: AC portable lebih boros listrik daripada kipas, namun jauh lebih efektif mendinginkan. Pilih kapasitas sesuai kebutuhan agar efisiensi optimal.

AC Portable vs Air Cooler vs AC Split

  • AC Portable: mendinginkan udara dengan refrigerant, efektif untuk pendinginan ruangan kecil hingga sedang, butuh pembuangan panas (hose). Mobilitas tinggi.
  • Air Cooler (Evaporative cooler): mengandalkan evaporasi air → hemat listrik, cocok untuk udara kering; kurang efektif di area lembap.
  • AC Split: paling efisien untuk pendinginan area besar, lebih senyap, pemasangan permanen, biaya instalasi tinggi.

Baca perbandingan lebih lengkap di artikel AIO: Perbedaan Air Cooler, AC Portable, dan AC Split.

Tips Instalasi & Pemakaian Agar Hemat dan Maksimal

  • Tempatkan dekat jendela untuk mengeluarkan hose pembuangan.
  • Pastikan hose tidak lonjong/kempes; kerutan mengurangi efisiensi.
  • Tutup celah jendela dengan seal atau kain agar udara panas tidak masuk balik.
  • Gunakan mode sleep/power save di malam hari.
  • Untuk penggunaan intensif, pakai timer atau schedule agar tidak terus-menerus.
  • Pertimbangkan kipas sirkulasi untuk membantu distribusi dingin.

Perawatan & Troubleshooting Singkat

  • Bersihkan filter tiap 2 minggu jika dipakai sering.
  • Kosongkan tangki atau pasang continuous drain jika sering digunakan.
  • Jika unit tidak menyala: cek fuse, colokan, dan kabel.
  • Jika penurunan performa: bersihkan coil evaporator (oleh teknisi jika perlu).

Harga & Tempat Beli (Saran)

Beli di official store atau seller terverifikasi di marketplace besar agar garansi & purna-jual jelas. Link belanja untuk tiap model sudah tersedia di ringkasan awal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. AC portable bagus merk apa?

Merek populer: Midea, Gree, Sharp, De’Longhi, Electrolux. Pilih sesuai ketersediaan service center dan fitur hemat listrik.

2. Apakah AC portable sedingin AC biasa?

Secara kapasitas, AC split biasanya lebih efektif untuk ruangan besar. AC portable setara AC biasa untuk ruangan kecil sampai sedang jika kapasitas sesuai.

3. Apa kelemahan AC portable?

Perlu hose pembuangan panas, lebih berisik dari split, dan umumnya kurang efisien dalam mendinginkan ruang besar.

4. Apakah AC mini portable bisa mendinginkan ruangan?

Hanya untuk area kecil atau point cooling di sekitar pengguna. Tidak efektif untuk seluruh ruangan besar.

5. Apakah AC portabel berhasil?

Ya, berhasil untuk kebutuhan sementara, rental, atau ruangan tanpa instalasi permanen—asal kapasitas sesuai dan pembuangan panas dikelola.

6. AC portable 1 PK harga berapa?

Estimasi: Rp4–6 juta tergantung merek & fitur.

7. Berapa harga AC Portable Midea?

Rentang Midea model yang direkomendasikan: sekitar Rp2.5–8 juta tergantung PK.

8. Berapa harga AC Portable Sharp?

Sharp punya model terbatas; cek marketplace untuk rentang harga. Umumnya sebanding dengan merek besar lain.

9. AC Portable berapa watt?

Perkiraan: 0.5 PK ~ 400–600 W; 1 PK ~ 900–1.200 W; 1.5 PK ~ 1.200–1.600 W. Cek spesifikasi resmi.

10. Apakah AC portable berisik?

Cenderung lebih berisik dibanding split; angka tipikal 42–65 dB. Cari model yang menyebutkan dB rendah jika prioritas tidur.

11. Apakah AC portable harus diisi air?

Kebanyakan modern tidak perlu diisi air (mengandalkan kondensasi). Beberapa model lama atau evaporative cooler perlu air.

12. Berapa watt yang digunakan AC portabel per jam?

Sesuai spesifikasi (contoh 1.000 W → 1 kWh → per jam ≈ 1 kWh). Kalikan tarif listrik Anda untuk biaya per jam.

13. Apakah AC portabel menggunakan lebih banyak listrik daripada kipas angin?

Ya, AC portable menggunakan ratusan sampai ribuan watt, kipas hanya puluhan watt.

14. Apa keunggulan AC portable?

Portabilitas, instalasi mudah tanpa tukang, cocok untuk sewa/ruangan sementara, dan fleksibel.

15. Apakah AC bisa di listrik 900 watt?

Jika yang dimaksud total beban rumah 900 W, itu tergantung instalasi listrik & circuit. Pastikan tidak melebihi kapasitas MCB/PLN dan konsultasikan dengan teknisi listrik jika ragu.

Kesimpulan & Rekomendasi Akhir

  • Untuk ruang besar (15–25 m²): pilih MIDEA MPF2-12CRN1 (1.5 PK).
  • Untuk ruang kamar standar (9–15 m²): MIDEA MPHA-09CRN7 atau GREE GPC-09P1 (1 PK) adalah pilihan seimbang.
  • Untuk penggunaan personal / ruang kecil: MIDEA MPHA-05CRN7 (0.5 PK).
  • Untuk cari value: pilih MIDEA MPF2-09CRN1 jika ada promo.

Ikuti update & promo dari AIO Store di Instagram dan TikTok:

Atau bisa langsung kunjungi cabang AIO Store yang tersebar di beberapa wilayah berikut:

Semoga panduan ini membantu Sobat AIO menemukan pilihan yang tepat; dengan menyesuaikan kapasitas, fitur hemat, dan anggaran, Anda bisa mendapatkan AC portable terbaik yang efisien dan cocok untuk kebutuhan rumah. Jangan lupa cek spesifikasi resmi dan promo di toko terpercaya sebelum membeli, supaya investasi pendinginan Anda benar-benar memberi kenyamanan jangka panjang.

Perbedaan Air Cooler dan AC Portable Serta Air Conditioner

perbedaan air cooler

Sobat AIO, memahami perbedaan air cooler dan AC penting agar Sobat AIO bisa memilih pendingin ruangan yang paling sesuai dengan kebutuhan, anggaran, dan kondisi iklim. Banyak yang bertanya “beda AC dan air cooler” atau “beda air cooler dan AC”, bahkan “perbedaan AC portable dan air cooler” serta “perbedaan air cooler dan air conditioner”. Artikel ini membahas secara lengkap ketiga jenis pendingin air cooler, AC portable, dan AC split (air conditioner) mulai dari cara kerja, kelebihan, kekurangan, hingga tips memilih.

Perbedaan Air Cooler dan AC Portable Serta Air Conditioner

Apa Itu Air Cooler?

perbedaan air cooler

Air cooler adalah alat pendingin sederhana yang bekerja dengan prinsip evaporasi. Udara panas disedot melewati bantalan besi atau kain yang selalu basah, kemudian dilepaskan kembali sebagai udara lebih dingin. Karena hanya memerlukan daya 50–250 W, air cooler sangat hemat listrik. Namun efektivitasnya bergantung pada kelembapan udara; semakin lembap, semakin kurang dingin hasilnya.

  • Kelebihan
    • Hemat energi (50–250 W)
    • Mudah dipindah dan tanpa instalasi teknisi
    • Ramah lingkungan (tanpa refrigeran)
  • Kekurangan
    • Kurang mendinginkan di ruangan tertutup
    • Meningkatkan kelembapan udara
    • Penurunan suhu hanya beberapa derajat

AIR COOLER MIDEA AC100-A(B)

Perbedaan Air Cooler dan AC Portable Serta Air Conditioner

Apa Itu AC Portable?

perbedaan air cooler

AC portable memadukan teknologi kompresi refrigeran ke dalam satu unit beroda. Udara panas dibuang melalui selang yang dipasang di jendela atau ventilasi. Konsumsi dayanya lebih tinggi (800–1.200 W), tetapi mampu menurunkan suhu ruangan tertutup dengan lebih cepat dibanding air cooler.

  • Kelebihan
    • Pendinginan lebih cepat dan stabil di ruang tertutup
    • Portabel: mudah dipindah antar kamar
    • Tidak memerlukan instalasi permanen
  • Kekurangan
    • Membutuhkan selang pembuangan panas yang kadang mengganggu estetika
    • Lebih boros listrik dibanding air cooler
    • Suara kompresor cukup bising

AC PORTABLE MIDEA 0.5PK MPHA 05CRN7

Perbedaan Air Cooler dan AC Portable Serta Air Conditioner 1

Apa Itu Air Conditioner/AC?

perbedaan air cooler

Air conditioner split menggunakan dua unit: indoor dan outdoor. Refrigeran sirkulasi antara kedua unit, menyerap panas di dalam ruangan dan membuangnya ke luar. AC split menawarkan kontrol suhu presisi (16–24 °C) dan pengurangan kelembapan, dengan konsumsi 400–1.000 W tergantung kapasitas PK-nya.

  • Kelebihan
    • Pendinginan maksimal dan konsisten
    • Mengontrol kelembapan udara
    • Fitur canggih seperti mode swing otomatis
  • Kekurangan
    • Biaya instalasi dan servis rutin tinggi
    • Tidak portabel; pemasangan permanen dibutuhkan
    • Membutuhkan refrigeran, kurang ramah lingkungan

LG AC INVERTER 1 PK T09EV5

Perbedaan Air Cooler dan AC Portable Serta Air Conditioner 2

Beda AC dan Air Cooler dan AC Portable

Untuk memudahkan Sobat AIO dalam memilih, berikut perbedaan mendasar antara air cooler, AC portable, dan AC split (air conditioner konvensional).

1. Teknologi Pendinginan

  • Air cooler: bekerja dengan proses evaporasi air melalui bantalan pendingin, menghasilkan udara sejuk alami.
  • AC portable: memakai sistem kompresi refrigeran, mirip dengan AC split, hanya saja lebih ringkas.
  • AC split (air conditioner): murni menggunakan kompresi refrigeran dengan kapasitas pendinginan lebih kuat dan stabil.

2. Konsumsi Daya

  • Air cooler: rata-rata hanya 50–250 watt, sangat hemat energi.
  • AC portable: 800–1.200 watt sesuai kapasitasnya.
  • AC split: 400–1.000 watt, tergantung PK dan teknologi inverter.

3. Efektivitas di Ruangan

  • Air cooler: lebih efektif di ruang terbuka atau semi-terbuka, karena butuh sirkulasi udara.
  • AC portable: cocok untuk ruang tertutup, tapi pendinginannya terbatas.
  • AC split: paling efektif untuk ruang tertutup, dengan distribusi suhu yang lebih merata.

4. Kontrol Kelembapan

  • Air cooler: menambah kelembapan, cocok untuk daerah kering.
  • AC portable & split: mengurangi kelembapan, sehingga nyaman untuk iklim lembap.

5. Instalasi & Perawatan

  • Air cooler: plug & play, cukup isi air dan colok listrik.
  • AC portable: colok listrik + pasang selang pembuangan panas.
  • AC split: wajib instalasi teknisi, termasuk servis rutin dan cek freon.

6. Dampak Lingkungan

  • Air cooler: ramah lingkungan karena bebas refrigeran.
  • AC portable & split: menggunakan refrigeran, sehingga butuh perawatan agar tidak bocor.

Perbedaan AC Portable dan Air Cooler

Walau sama-sama portabel, ada perbedaan signifikan antara keduanya:

  • AC portable mampu menurunkan suhu lebih rendah dan cepat.
  • Air cooler hanya memberi sensasi sejuk, tidak bisa mendinginkan suhu ruangan secara signifikan.
  • AC portable memerlukan ventilasi keluar, sedangkan air cooler hanya butuh listrik dan air.

Perbedaan Air Cooler dan AC Portable

Jika dilihat dari sisi biaya dan fleksibilitas:

  • Harga awal:
    • Air cooler mulai dari Rp 500.000
    • AC portable mulai dari Rp 3.000.000
  • Biaya operasional:
    • Air cooler jauh lebih murah
    • AC portable boros listrik tapi lebih efektif
  • Portabilitas:
    • Air cooler lebih fleksibel dan ringan
    • AC portable lebih berat dan tetap butuh area dekat jendela

Perbedaan Air Cooler dan Air Conditioner

Air cooler dan AC split memiliki perbedaan mendasar dalam investasi dan kenyamanan:

  • Investasi:
    • Air cooler cocok untuk penggunaan jangka pendek dengan biaya murah
    • AC split lebih tepat untuk investasi jangka panjang demi kenyamanan maksimal
  • Kompleksitas:
    • Air cooler sederhana dan tidak butuh teknisi
    • AC split kompleks, butuh instalasi serta servis berkala
  • Kontrol lingkungan:
    • Air cooler meningkatkan kelembapan
    • AC split mampu mengatur suhu sekaligus kelembapan ruangan dengan presisi

Tips Memilih Berdasarkan Kebutuhan

Supaya tidak bingung memilih, berikut panduan sederhana:

  • Ukuran ruangan: gunakan PK Kalkulator untuk menentukan kapasitas AC split yang sesuai.
  • Jenis ruangan & aktivitas:
    • Teras atau kantor semi-terbuka → Air cooler
    • Kamar tidur atau kantor kecil → AC portable
    • Ruang utama atau keluarga → AC split dengan mode swing
  • Iklim lokal: di daerah lembap, AC split lebih efisien dalam mengatur kelembapan.
  • Budget & mobilitas: air cooler dan AC portable lebih ramah kantong, sedangkan AC split memang lebih mahal tapi hasilnya optimal.
  • Perawatan rutin:
    • Air cooler: ganti air dan bersihkan bantalan secara berkala
    • AC portable: bersihkan filter dan buang air kondensasi
    • AC split: lakukan servis teknisi, cek freon, dan pembersihan rutin

Kalau Sobat sedang mempertimbangkan membeli pendingin ruangan, pastikan sesuai dengan kebutuhan dan budget. Nah, kebetulan AIO Store menyediakan pilihan lengkap mulai dari air cooler, AC portable, sampai AC split dari brand terpercaya. Jadi, Sobat bisa langsung memilih produk yang sesuai kebutuhan rumah atau kantor.

Rekomendasi Produk dan Promo

Temukan beragam opsi pendingin ruangan di toko resmi kami. Ikuti update di Instagram @aiostore.co.id dan cek promo stok di Shopee Aiostore Cirebon.

Atau kunjungi cabang AIO Store dibawah ini:

Tabel Perbandingan Perbedaan Air Cooler, AC Portable, dan Air Conditioner

Memahami perbedaan air cooler dan ac, beda ac dan air cooler, serta perbedaan ac portable dan air cooler menolong Sobat AIO menentukan solusi pendingin terbaik:

AspekAir CoolerAC PortableAC Split (Air Conditioner)
Teknologi PendinginanEvaporasi air alamiKompresi refrigeranKompresi refrigeran
Konsumsi Daya50–250 watt800–1.200 watt400–1.000 watt (inverter lebih hemat)
Efektivitas RuanganSemi-terbuka, butuh sirkulasi udaraRuang tertutup kecilRuang tertutup, pendinginan merata
KelembapanMenambah kelembapanMengurangi kelembapanMengurangi & menstabilkan kelembapan
InstalasiPlug & play, isi airColok listrik + selang pembuanganPerlu teknisi
PerawatanGanti air & cuci bantalanBersihkan filter, buang kondensasiServis berkala, cek freon
Harga AwalMulai Rp 500.000Mulai Rp 3.000.000Mulai Rp 3.500.000+
Dampak LingkunganRamah lingkungan (tanpa freon)Pakai freonPakai freon

Dengan artikel perbedaan air cooler di atas, Sobat AIO siap memilih antara air cooler, AC portable, dan air conditioner sesuai kondisi ruang, iklim, dan budget. Semoga membantu!